Showing posts with label parenting guide. Show all posts
Showing posts with label parenting guide. Show all posts

Monday, November 25, 2013

8 KESALAHAN IBU BAPA DALAM MENDIDIK ANAK

Setiap hari ummi belajar untuk menjadi ibu yang terbaik kepada anak-anak ummi. And of couse juga menjadi isteri solehah untuk abah.

Betul kata orang, apabila kita menjadi ibu, kita banyak belajar dari anak-anak tentang sesuatu perkara...setiap tindakan dan tingkah laku anak-anak dalam process pembesaran menjadi cabaran bagi ibubapa untuk membimbing mereka...sebab kesilapan yang kita lakukan dalam menagani karenah mereka akan menjadi pedoman dan panduan bagi mereka kelak...anak-anak kecil lebih banyak belajar dari pemerhatian mereka (perbuatan dan tingkah laku) berbanding dengan apa yang mereka dengar (tunjuk ajar dan arahan secara lisan). Mereka lebih banyak meniru perbuatan kita berbanding apa yang kita suruh. Oleh itu, penting bagi ibubapa mempraktikkan apa yang diajar dan disuruh kepada anak2 agar mereka faham dan patuh. Cth: kita suruh anak-anak jangan bercakap semasa makan, tapi kita tidak mempraktikkan....nanti anak-anak confius pulak...dan mereka tidak akan percaya/ikut apa yang kita suruh...

Di sini ummi nak share beberapa kesalah yang sering kita lakukan dalam mendidik anak2...agar dapat menjadi panduan bagi ummi dan ibubapa lain.

 1.  Kurang berdoa semasa mengandung.
     Antara doa-doa yang di galakkan diamalkan semasa mengandung ialah:
a.        Saidatul (penghulu) Istighfar
b.       Doa memohon Rahmat (Al-Quran Surah Ali-‘Imran; 3: 8-9)
c.        Doa memohon zuriat yang baik (Al-Quran Surah Ali-‘Imran; 3: 38)
d.       Doa agar anak mengerjakan solat (Al-Quran surah Ibrahim, 14: 40-41)
Kurang berdoa semasa membesarkan anak.
Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa anak membesar ialah
a.        Doa agar anak patuh pada ALLAH s.w.t (Al-Quran Surah Al-Baqarah; 2: 128)
b.       Doa diber zuriat yang menyejukkan hati (Al-Quran Surah Furqan; 25: 74)
c.        Doakan supaya nama anak membawa kebaikan kepada nya


2. Banyak menakutkan anak
Tarhib (menakutkan) daripada Targhib (didikan atau motivasi) seperti:
Menakutkan anak-anak dengan sekolah, menakutkan dengan tempat gelap, menakutkan dengan hutan rimba atau bukit bukau, menggunakan kekerasan dan paksaan semasa menyuruh anak tidur.

3. Menegur anak secara negative
Mengeluarkan kata-kata kesat dan maki hamun kepada anak-anak (terutama semasa marah). Membandingkan anak-anak dengan anak-anak yang lain atau anak orang lain.

        4. Memberi didikan tidak seimbang
Didikan tidak seimbang antara jasmani (physical), rohani (spiritual) dan minda (intelektual). Ramai yang lebih mementingkan pendidikan minda daripada pendidikan rohani.

     5. Kurang Memberi sentuhan kepada semua anak-anak
Sedangkan Rasulullah SAW kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka.

Diriwayatkan oleh Aisyah r.a:
Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan dan Al-Hussein bin Ali r.a.. Ketika itu Aqra’ bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda. Berkata Aqra’:
“Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh anak, tetapi aku belum pernah memcium seorang pun daripada mereka.”
Rasulullah melihat kepada Aqra’ kemudian berkaya: “Siapa yang tidak mengasihitidak akan dikasihi.” – (Maksud Al-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim).
 
      6. Kurang menghidupkan sunnah dirumah
Seperti member salam, makan berjemaah, beribadah bersama-sama, dan sebagainya.
Dalam menjawab salam, lazimkanlah menjawab salam dengan yang lebih baik daripada salam yang diberi.

        7. Bertengkar di depan anak-anak
Ini akan menyebabkan anak-anak rasa tertekan dan membenci salah seorang dari ibu bapanya.
  
8. Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk memdidik anak-anak. 
Sebagai ibu bapa kitalah yang akan disoal di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam.


#Sumber dari FB/ibubapa cemerlang....

Wednesday, February 20, 2013

10 Things Not To Say To Kids


1. You should be ashamed of yourself /'Adik ni...buat malu jer lah"
Shame is a very destructive emotion often prompting intense guilt. Even if a child acts badly, it’s important to help them understand why the actions are wrong and that we all make mistakes we can learn from.

2. Because I said so/"Pergi buat tu...cepat"
Kids respond best to rules when there’s reason behind them. Spend a few seconds helping them understand why, so they see you as a respected authority figure rather than a dictator.

3. don’t care what you want/"Tak payah beli/bagi...(apa yg anak mau).."
Whether your son wants the latest Ben 10 figure or you’re stuck in a battle with your screaming daughter over a cancelled play date, you have probably uttered this sentence more than you think. However, it can show your child you don’t find their feelings important and in turn that they don’t have to respect yours. Remember, validating their emotions doesn’t mean giving in to their demands.

4. Give Auntie Agnes a kiss/ "Gi salam auntie"
You wouldn’t automatically kiss people you were told to kiss and the same goes for kids. Respect their personal space and allow them control over who gets their affection.
(this one I not agreed...I always teach my kids to respect olders by salam n cium tangan when they met them)

5. Why can’t you be more like…?/ "Cuba jadi macam....." or "Cuba tengok orang lain tu..."
Comparing children with a sibling or school friend often plants destructive seeds of inferiority which can create rebelliousness and sibling rivalry. Instead, praise them for what they do well and offer help in areas where they struggle.

6. Wait until your father/mother gets home/ " Tunggu abah balik dlu"
Not only can this instil a sense of fear in one parent but it’s a comment that shows you’re not in control of the situation. Passing the buck undermines your own authority and ultimately makes children question why they should listen to you in the first place
(I always do this...hubby help me...)
 
7. You’re the best!/ 'adik kan hebat"
Strangely, not all positive reinforcement is positive. Of course your child is the greatest but too much unspecific praise can make it meaningless: be specific.

8. There’s no reason to be scared / "apa nak takut"
Children’s ability to feel safe and communicate feelings is essential for their growth. So while you think you’re being kind saying this, you’re actually implying that their emotions aren’t valid. Listen and deal with their fears rather than discounting them.

9. You’re bad/naughty / "Kenapa adik ni nakal sangat"
It’s not helpful to label your child bad or naughty as they’re likely to believe this is who they are and try to live up to it. Try showing disapproval of the behaviour rather than the child.

10. If you don’t hurry up I’ll leave you/ "Kalau lambat, Ummi tinggal"
Planting abandonment issues in your child is not advisable. Kids don’t know you wouldn’t leave them behind and when of course you don’t, you create an empty threat. Have patience, realize children get distracted quickly and find calm ways to speed thing up.

Sometimes we know that we should not say those sentence to our kids...but sometimes it spontaneously out when we have lost control of the situations and of course our patient....I have realized, those word really affect their emotion...some times, they repeat the same words to others...imitate me...ok..ok...that my bad...bad impression to my kids and bad attitude to follow.... 

Ok ummi...start from not...my additional KPI...stop to use those statements....especially those words in ".." that I used to say...Ummi sayang anak2 ummi.....I dont want to hurt their small heart...every single day I am trying to be better mom....because what I did to my kids now will affect their attitute and behavior latter....

Umi always love U